Dhea Sabita Afrintia sukses mengharumkan nama asal daerahnya, yakni Provinsi DKI Jakarta dalam ajang bergengsi pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2025. Kompetisi ini digelar di Multifunction Hall Kemenko 3, IKN, sebagai bagian dari rangkaian EL JOHN Pageant Festival 2025, yang menjadi ajang pertemuan para duta muda inspiratif dari seluruh Indonesia.
Mahasiswi fakultas kedokteran gigi Universitas Trisaksi ini mengaku telah mulai menyusun langkah konkret. Dhea mengungkapkan bahwa fokus utamanya sebagai duta kesehatan adalah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut, sebuah aspek yang menurutnya masih sering diabaikan.
“Yang pasti saya akan memanfaatkan berbagai platform edukasi untuk menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Saya percaya, perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan sederhana,” ujar Dhea saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media.
Sebagai mahasiswikedokteran gigi, Dhea memandang bahwa kondisi gigi seseorang tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kepercayaan diri dan kualitas hidup.
“Gigi itu bukan hanya urusan estetika. Ketika kita tersenyum dan terlihat ada plak, perubahan warna, atau kerusakan lain, itu bisa memengaruhi cara orang melihat kita. Bahkan bisa mengurangi rasa percaya diri,” katanya.

Dhea menekankan bahwa perawatan gigi yang baik bukan hanya soal penampilan, melainkan soal kesehatan secara menyeluruh. Infeksi pada gigi dan gusi, misalnya, bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan memicu komplikasi serius.
“Saya ingin masyarakat sadar bahwa mulut adalah gerbang masuknya nutrisi. Kalau mulut tidak sehat, maka tubuh juga bisa terganggu,” jelasnya.
Mengusung semangat kampanye “Healthy Smile, Wonderful Life”, Dhea menyampaikan bahwa ia akan menggencarkan edukasi melalui media sosial, komunitas, dan kunjungan ke sekolah atau destinasi wisata.
Ia juga berharap bisa bekerja sama dengan berbagai stakeholder seperti Dinas Kesehatan, sekolah kedokteran, komunitas dental care, dan industri pariwisata untuk mengintegrasikan edukasi kesehatan dalam kegiatan pariwisata.
“Wisatawan juga perlu diedukasi. Saya ingin menjadikan spot-spot wisata sebagai tempat belajar yang menyenangkan, termasuk untuk anak-anak dan keluarga,” tambahnya.

Dhea turut membagikan tips sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Menurutnya, kunci utama adalah konsistensi dalam kebersihan mulut dan kontrol rutin ke dokter gigi.
“Minimal menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Itu dasar yang wajib dilakukan. Dan jangan lupa kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, meski tidak ada keluhan. Pencegahan jauh lebih murah daripada pengobatan,” tegasnya.
Terkait gelar yang diraihnya sebagai Putri Kesehatan Indonesia 2025, Dhea tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian yang membanggakan tersebut.
“Pastinya saya senang dan sangat bangga dengan pencapaian ini. Dari awal masuk Top 10, lalu Top 5, saya tidak menyangka akan meraih gelar Putri Kesehatan. Ini sesuai dengan latar belakang saya sebagai mahasiswi kedokteran, jadi sangat relevan dan menjadi kebanggaan tersendiri,” ujar Dhea dengan penuh semangat.
Persiapan Matang Sejak Pra-Karantina
Perjalanan Dhea menuju panggung prestasi nasional tidak diraih secara instan. Ia mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara fisik, mental, maupun akademis.
“Sebelum masuk masa karantina, saya sudah menyusun strategi, menyelesaikan tugas-tugas kuliah, dan membekali diri dengan wawasan tentang pariwisata dan kesehatan. Saya juga membangun program kerja yang saya beri nama DHEAS (Dedication, Health, Empowerment, Adventure, and Sustainability) sebagai visi besar kontribusi saya,” tuturnya.

Dalam proses perjuangannya, Dhea menyebutkan bahwa dukungan terbesar datang dari keluarga.“Orang tua saya adalah sosok paling berpengaruh dalam perjalanan ini. Mereka tidak hanya memberi semangat, tapi juga selalu percaya pada potensi saya meski banyak rintangan dihadapi. Tanpa mereka, saya mungkin tidak bisa sejauh ini,” ungkapnya dengan haru.
Apresiasi untuk EL JOHN Indonesia dan IKN
Tak lupa, Dhea mengucapkan terima kasih kepada Yayasan EL JOHN Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kontes ini.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak M. Johnny Sugiarto dan tim EL JOHN yang sudah mempercayai saya menjadi Putri Kesehatan 2025. Saya juga sangat mengapresiasi dipilihnya IKN sebagai lokasi penyelenggaraan, ini menunjukkan komitmen untuk mendorong pemerataan pembangunan dan promosi destinasi baru,” ujarnya.
