Malam yang penuh haru dan kebanggaan mewarnai langkah Mardila Lia Daniastuti, saat namanya diumumkan sebagai Putri Kuliner Indonesia 2025. Wakil dari Jawa Tengah ini berhasil mencuri perhatian juri dengan gagasan dan visinya untuk memajukan kuliner Nusantara dalam ajang bergengsi yang digelar di Ibu Kota Nusantara. Kemenangannya bukan hanya simbol prestasi pribadi, tapi juga semangat untuk membawa kekayaan rasa Indonesia ke panggung internasional.
Dengan percaya diri dan semangat tinggi, Mardila tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton. Ia tak hanya mempresentasikan wawasan dan kepeduliannya terhadap pariwisata, tapi juga gagasannya dalam mengangkat kuliner Indonesia sebagai kekuatan diplomasi budaya yang mampu bersaing di panggung dunia.
Dalam wawancara usai kemenangannya, Mardila mengungkapkan bahwa proses menuju gelar ini bukanlah hal instan. Ia telah mempersiapkan diri sejak tahun sebelumnya.
“Persiapan saya sudah dimulai dari tahun lalu, setelah melalui tahapan wawancara dan seleksi lewat EL JOHN Indonesia. Saya fokus mengasah public speaking, modeling, serta memperluas wawasan pariwisata Indonesia, termasuk aspek kulinernya,” tutur Mardila.
Dukungan Kuat dari Keluarga dan Pemerintah Daerah
Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini tak lepas dari dukungan luar biasa dari berbagai pihak, khususnya kedua orang tua, teman-teman, dan tim official, termasuk rekan-rekan dari Mas dan Mbak Jawa Tengah 2024.
“Saya juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rembang yang selalu mendukung kegiatan positif saya, terutama di bidang kebudayaan dan pariwisata,” ujarnya.
Tak lupa, apresiasi khusus ia sampaikan kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah atas dorongan dan semangat yang diberikan selama perjalanan menuju tingkat nasional.

Misi Besar: Perkenalkan Kuliner Indonesia Lebih Luas ke Dunia
Sebagai Putri Kuliner Indonesia 2025, Mardila membawa visi kuat untuk memajukan sektor kuliner sebagai salah satu tulang punggung pariwisata. Ia ingin mengenalkan lebih banyak ragam kuliner nusantara yang belum tersorot, baik secara nasional maupun internasional.
“Indonesia bukan hanya soal rendang atau soto kudus. Kita memiliki ribuan kekayaan kuliner tradisional lainnya yang belum banyak diketahui masyarakat luas. Ini adalah tugas besar yang saya emban,” tegas Mardila.
Melalui platform digital, media sosial, pameran, hingga sosialisasi, ia berkomitmen menggaungkan keragaman cita rasa Indonesia ke tingkat global, dengan cara yang modern namun tetap berakar pada budaya lokal.
Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci Promosi Kuliner
Lebih lanjut, Mardila menilai bahwa promosi kuliner tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara berbagai elemen, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku UMKM kuliner, hingga media massa.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang baik bersama stakeholder dan masyarakat lokal, kita bisa mengangkat kuliner daerah menjadi ikon pariwisata. Bahkan, kegiatan seperti pameran kuliner bisa menjadi sarana efektif mengenalkan makanan khas daerah ke mancanegara,” ucapnya.

Ucapan Terima Kasih untuk EL JOHN Indonesia
Mardila juga menyampaikan rasa terima kasih kepada EL JOHN Indonesia, khususnya M. Johnny Sugiarto, atas kesempatan besar yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada Pak M. Johnny dan seluruh tim EL JOHN Indonesia. Kesempatan menjadi Putri Kuliner Indonesia ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga amanah untuk terus berkontribusi nyata dalam kemajuan pariwisata nasional melalui kuliner,” ujar Mardila.
Gelar Putri Kuliner Indonesia 2025 yang kini disandang Mardila Lia Daniastuti bukan sekadar penghargaan simbolik. Ia telah menyiapkan diri untuk menjadi duta rasa Nusantara, yang tidak hanya mengenalkan makanan khas Indonesia, tetapi juga membangun koneksi antar daerah, antar budaya, dan antar bangsa melalui cita rasa yang menggugah dunia.

Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Mardila siap melanjutkan langkah-langkah besar dalam mempromosikan kuliner Indonesia, tidak hanya di dapur, tetapi di panggung global yang lebih luas.
Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2025 merupakan salah satu dari empat kontes bergengsi yang tergabung dalam rangkaian EL JOHN Pageants Festival 2025, yang untuk pertama kalinya dipusatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 16–27 Agustus 2025. Ketiga kontes lainnya yakni Putri Kampus Indonesia 2025, Putri Bumi Indonesia 2025 dan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.
