Ajang Mermaid Merman Indonesia 2026 kembali menghadirkan sosok inspiratif dari dunia underwater performance. Priskila Tesalonika resmi diumumkan sebagai finalis, membawa semangat transformasi diri, kekuatan perempuan, dan kepedulian terhadap laut.
“Reaksi pertama aku benar-benar campur aduk antara kaget, terharu, dan sangat bersyukur. Aku sampai diam beberapa menit karena rasanya seperti mimpi. Semua latihan, rasa capek, dan proses panjang yang aku lewati akhirnya terbayar,” ungkap Priskila. Baginya, posisi ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi bukti bahwa passion yang ditekuni dengan serius mampu membuka jalan menuju panggung yang lebih besar.

Ajang yang diselenggarakan oleh Yayasan El John Indonesia berkolaborasi dengan Marine Actions Expo ini dimaknai Priskila sebagai ruang representasi diri dan advokasi. “Menjadi finalis bukan hanya tentang kompetisi atau gelar. Ini adalah tentang representasi bagaimana aku bisa membawa pesan tentang self-growth, keberanian, dan cinta terhadap laut.”
Perjalanannya tidak instan. Berawal dari mimpi masa kecil setelah menonton The Little Mermaid, ia mulai mendalami freediving, scuba diving hingga mermaiding secara profesional. Pada 2021, ia mengambil sertifikasi AIDA Freediving dan terus mengasah teknik, endurance, hingga ekspresi bawah air. “Di balik itu, ada perjalanan mental yang jauh lebih besar belajar mengatasi rasa takut, disiplin & konsistensi” tuturnya.

Sebagai Producer di industri Commercial yaitu TVC Priskila membawa kekuatan storytelling dalam setiap performanya. “Aku tidak hanya ingin tampil indah di air, tapi ingin membuat orang terhubung secara emosional dengan setiap gerakan yang aku bawakan.”
“Beauty with purpose, dan purpose-ku adalah laut. Tapi tetap yang utama buat aku ketika menyelam safety first, disiplin & konsisten,” pungkasnya penuh komitmen.
