Pengumuman finalis Miss Tourism Universe 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan El John Indonesia kembali menghadirkan nama inspiratif dari generasi muda Indonesia. Kali ini, Nabila Fenelia resmi diperkenalkan sebagai salah satu finalis yang siap melangkah ke panggung internasional. Kehadirannya membawa semangat baru dalam memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia, tidak hanya dari sisi destinasi, tetapi juga dari cerita budaya dan nilai yang hidup di dalamnya.
Bagi Nabila, momen ketika namanya diumumkan sebagai finalis menjadi pengalaman yang penuh makna. Ia mengaku merasakan rasa syukur sekaligus kesadaran bahwa kesempatan ini membawa tanggung jawab besar untuk mewakili Indonesia. “Ketika nama saya diumumkan sebagai Finalist Miss Tourism Universe, saya merasa sangat bersyukur sekaligus terhormat. Namun lebih dari itu, saya merasakan sebuah tanggung jawab besar,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya tentang tampil di panggung, melainkan tentang membawa identitas Indonesia ke mata dunia. “Bagi saya, ini bukan sekadar tentang berdiri di sebuah panggung, tetapi tentang membawa identitas dan kebanggaan Indonesia ke mata dunia. Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan alam, keberagaman budaya, dan cerita yang luar biasa,” lanjut Nabila.
Menurutnya, seorang finalis Miss Tourism Universe memiliki peran penting sebagai jembatan budaya di tingkat global. “Seorang Finalist Miss Tourism Universe memiliki peran penting sebagai global ambassador of culture and tourism. Pariwisata hari ini tidak lagi hanya tentang perjalanan, tetapi tentang membangun koneksi antar manusia, budaya, dan pemahaman global,” jelasnya.

Dalam perjalanannya di kompetisi ini, Nabila ingin mengangkat isu The Future of Sustainable Tourism in Indonesia. Ia percaya bahwa perkembangan pariwisata harus tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan perlindungan budaya lokal.
Jika kelak dipercaya meraih gelar tertinggi, Nabila berencana menghadirkan program bertajuk “Stories of Indonesia.” Melalui gerakan ini, ia ingin mengangkat kisah dari berbagai destinasi di Indonesia melalui kekuatan digital storytelling dan kolaborasi dengan komunitas lokal. “Saya ingin dunia melihat Indonesia bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sumber inspirasi tentang keberagaman, budaya, dan keindahan yang harus kita jaga bersama,” tutupnya.
