Bareng
Cindy Marisca Pangi Bawa Misi Edukasi Komunikasi Strategis sebagai Putri Kampus PR & Branding 2025
Cindy Marisca Pangi Bawa Misi Edukasi Komunikasi Strategis sebagai Putri Kampus PR & Branding 2025

Cindy Marisca Pangi, mahasiswi dari Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada (ITKES WHS) Samarinda, tak hanya meraih gelar prestisius sebagai Putri Kampus PR & Branding Indonesia 2025, tetapi juga membawa misi penting untuk memperdalam pemahaman generasi muda tentang komunikasi strategis dan branding positif.

Gelar yang diraih Cindy merupakan gelar di pemilihan Putri Kampus Indonesia 2025 yang dilangsungkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Grand Final kontes ini dihelat pada 22 Agustus 2025 di di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN,

Dengan latar belakang akademik dan pengalaman di bidang public relations, Cindy ingin mengedukasi rekan-rekan mahasiswa tentang esensi PR yang sebenarnya.

Menurut Cindy, pekerjaan public relations jauh lebih dari sekadar tampil percaya diri berbicara di depan umum. PR adalah seni dan ilmu dalam menyampaikan pesan secara efektif, membangun reputasi yang solid, serta menjaga hubungan baik dengan berbagai kalangan secara berkelanjutan.

“Public Relations itu bukan hanya soal kemampuan berbicara, tapi bagaimana kita mampu mengemas pesan yang tepat, menjaga citra positif, dan membangun koneksi yang langgeng dengan publik. Saya bertekad untuk menyebarkan pemahaman ini di kalangan mahasiswa agar mereka juga menyadari betapa strategis dan pentingnya komunikasi yang baik,” ungkap Cindy kepada tim liputan El John Media.

Peran Sebagai Duta PR & Branding di Tengah Perkembangan Digital

Di era digital seperti sekarang, peran public relations dan branding menjadi semakin krusial dalam membentuk persepsi dan citra di masyarakat. Cindy memahami tantangan tersebut dan siap menjadi duta yang membawa nilai-nilai komunikasi strategis yang adaptif dan positif.

Ia percaya bahwa branding bukan hanya berlaku untuk perusahaan atau produk, tetapi juga untuk setiap individu, khususnya para mahasiswa yang tengah membangun karier dan reputasi mereka.

“Dalam dunia yang serba digital, setiap langkah dan kata yang kita sampaikan dapat membentuk persepsi publik. Oleh karena itu, memahami prinsip PR dan branding yang baik adalah modal penting untuk sukses di masa depan,” tambah Cindy.

Harapan dan Rencana ke Depan

Sebagai pemegang gelar Putri Kampus PR & Branding Indonesia 2025, Cindy berharap bisa berkontribusi tidak hanya dalam lingkup kampus, tetapi juga di tingkat nasional dengan menggelar seminar, workshop, dan berbagai program edukasi tentang komunikasi efektif.

Ia juga ingin memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk aktif mengembangkan diri dalam bidang PR dan branding agar dapat bersaing secara global dan memajukan citra positif Indonesia di mata dunia.

Perjalanan Cindy menuju panggung nasional dipenuhi dengan tantangan dan semangat juang tinggi. Di tengah persaingan ketat dan atmosfer yang penuh energi, ia mampu menunjukkan pesona dan keahlian luar biasa dalam bidang public relations dan branding, menjadikannya sosok inspiratif yang tak hanya tampil memesona, tetapi juga cerdas dan penuh strategi.

“Tentunya saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Rasanya luar biasa bisa menjadi bagian dari ajang ini dan meraih gelar Putri Kampus PR & Branding Indonesia. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga tentang perjalanan mengenal diri dan potensi kita,” ujar Cindy.

Persaingan Sehat, Suasana Kompetisi yang Positif

Menurut Cindy, suasana kompetisi bergengsi ini, terasa kompetitif namun tetap sehat dan suportif.“Persaingannya terasa cukup ketat, tapi kami saling mendukung satu sama lain. Lingkungannya sangat positif, dan itu membuat pengalaman ini semakin berkesan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi antarpeserta terjalin dengan sangat baik dan menjadi salah satu hal yang ia syukuri selama mengikuti ajang ini.

Dukungan Keluarga dan Perjuangan Pribadi

Cindy mengaku bahwa perjalanan menuju panggung nasional tidaklah mudah. Di tengah kesibukan akademik dan kondisi kesehatan yang sempat menantang, ia tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.

“Saya sempat mengalami beberapa kendala kesehatan dan harus mengurus semuanya hampir sendirian. Tapi dukungan dari keluarga, terutama teman-teman di kampus dan luar kampus, sangat berarti. Bahkan teman-teman dari daerah Timur Indonesia juga memberikan semangat yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan betapa besar usaha yang dilakukan, mulai dari membawa kostum tradisional dari Samarinda hingga menyiapkan semua kebutuhan pertunjukan secara mandiri.

Cindy memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak penyelenggara, khususnya Yayasan EL JOHN Indonesia dan Ketua Umumnya, M. Johnnie Sugiarto, atas dedikasi mereka dalam mengadakan ajang ini.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Yayasan EL JOHN Indonesia yang telah menghadirkan ajang sebesar ini di IKN. Ini bukan sekadar ajang kecantikan, tapi ruang pengembangan diri dan platform untuk menyuarakan aspirasi generasi muda,” tutup Cindy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *