LOGO YEI 2021-04
Jessica Grace Harvery Bakal Promosikan Kekuatan Pertanian Indonesia di Ajang Miss Eco International 2022

Liputan6.com, Jakarta - Miss Eco Indonesia 2022 dan Putri Lingkungan Indonesia 2021 Jessica Grace Harvery akan mewakili Indonesia di ajang Miss Eco International 2022. Ajang ini kan diselenggarakan di Luxor dan Kairo, Mesir pada 7--18 Maret 2022.

Wanita asal Jelutung, Jambi ini akan berkompetisi dengan finalis dari 50 negara. Ia pun mendapat dukungan dari berbagai pihak di daerah asalnya, Jambi, antara lain Gubernur Jambi dan Badan Musyawarah Keluarga Jambi Nasional (BMKJN)

Dukungan lainnya datang dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dua kementerian ini akan memberi pembelakalan tentang situasi dan potensi dari pariwisata, serta lingkungan hidup di Indonesia.

Grace memohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar ia dapat menjalani kontes kecantikan itu dengan baik, juga sanggup mengharumkan nama Indonesia. "Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menberi yang terbaik bagi Indonesia. Karena di sana saya tidak membawa nama yayasan atau daerah, tapi nama negara," ucapnya dalam konferensi pers yang digelar di Aston Kartika Hotel, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (2/3/2022).

Grace akan berangkat menuju Mesir pada 7 Maret 2022. Ia akan menampilkan kebudayaan Indonesia melalui berbagai koleksi busana desainer lokal.

Dalam kontes internasional ini, Grace berkolaborasi dengan desainer lokal asal Bekasi, Dimas Hamiarso Aji, Citra Dewi Kusuma dari Jakarta, dan Leonardo Riko asal Surabaya.Ia akan tampil memakai kostum nasional bertema Nanas Tangkit Muaro Jambi yang menceritakan kekayaan buah dari Desa Tangkit.

Desa di Muaro Jambi itu dikenal sebagai sentra penghasil buah nanas di Jambi, bahkan Sumatra. Kostum nasional ini merupakan rancangan desainer asal Sumedang, Cecep Hermawan.

Grace, yang juga dikenal sebagai model, sebenarnya masih duduk di bangku kuliah. Ia merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Jawa Barat.

Ia juga menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Kristen Maranatha. Pada Desember 2021 lalu, ia meraih juara dua ajang Pemilihan Putri Bumi Indonesia 2021.

Wanita berdarah Jambi-Tionghoa ini akan fokus pada aspek pertanian untuk diperkenalkan di ajang Miss Eco International 2022. Ia akan mempromosikan produk-produk pangan lokal dan menceritakan kuatnya sektor pertanian Indonesia.

Grace juga akan menyuarakan pentingnya kepedulian pemuda dalam menjaga lingkungan. Ia pun menyisipkan pesan penting lingkungan hidup lewat Eco Dress rancangan Mega Sandra Simanjuntak.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, persiapan tahun ini akan dilakukan lebih baik lagi. Wakil Indonesia di Miss Eco International 2021, Intan Wisni Permatasari, sempat jadi sorotan publik.

Dalam sebuah sesi, ia meminta bantuan penerjemah bahasa karena kurang mengerti dengan pertanyaan yang diberikan dalam bahasa Inggris. Menurut Founder Yayasan El John Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto, Grace sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik dan kemampuan bahasa Inggrisnya cukup bagus.

"Kita sudah tahu, Grace wanita yang pintar, punya kepribadian kuat dan ia mempersiapkan diri dengan baik. Rasa grogi pasti ada kalau berada di panggung, tapi kita memang harus mempersiapkan diri dengan baik," terang Johnnie.

Ia menambahkan, tidak mau membebani para peserta dengan target juara karena baginya setiap finalis yang mewakili negara mereka masing-masing sudah jadi pemenang.

"Mereka sudah bisa mewakili negaranya tentu orang-orang yang terpilih, jadi mereka sudah jadi pemenang. Tentunya kami punya target. Tapi yang terpenting, mereka bisa menampilkan citra positif karena membawa nama Indonesia. Jadi, kalau perilaku mereka negatif, nanti bisa berdampak negatif juga buat negara kita," tuturnya.

"Saya bahkan bilang pada mereka yang ikut kontes, termasuk Grace, agar jangan menganggap finalis lain sebagai lawan, melainkan teman. Tampilkan citra sebagai orang timur, sebagai orang Indonesia yang ramah dan baik, jadi mereka bisa menampilkan citra Indonesia yang positif," pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *